Selasa, 14 Agustus 2012

Hidup Untuk Melayani


Dalam setiap kehidupan semua umat manusia, pasti pernah muncul sebuah pertanyaan dalam diri pribadi mereka masing masing.
" Mengapa saya hidup didunia ini, Tuhan? "
" Mengapa saya diciptakan Tuhan? "
Dan biasanya orang yang mempertanyakan arti hidupnya itu, ketika dia sedang berada di tengah tengah kehilangan gairah hidupnya. Entah karena hidupnya penuh masalah maupun karena sudah tidak kuat lagi menanggung beban berat.

Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus.
Pasti kita juga pernah bertanya kepada Tuhan, ketika kita putus asa menjalani hidup ini. "Tuhan buat apa aku dilahirkan, hanya untuk menderitakah?"

Amsal 16 : 4b
" Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing masing "

Tujuan orang orang duniawi yang hidup didunia ini bermacam macam :
1.  Ada yang hanya sekedar mempertahankan hidupnya saja, yang penting bisa makan.
2. Ada yang sekedar untuk alasan biologis saja, mumpung masih hidup di dunia ini, saya akan          merasakan sepuas puasnya hal hal yang bersifat duniawi.
3.  Ada yang tujuannya untuk senang senang saja, hidup sekali kok susah. Tidak mau prihatin.
4. Ada yang tujuannya mengumpulkan kekayaan saja. Tidak ingat saudara, tidak terlalu mementingkan keluarga bahkan lupa kepada Tuhan. Yang penting uang. 
5.  Ada yang pasif, adem ayem, diem saja. Yang penting hidup tenang.

Tetapi kita sebagai orang orang Kristen tidak boleh sama serupa dengan orang orang duniawi.
Roma 8 : 29
" Sebab semua orang yang dipilih Nya dari semula, mereka juga di tentukann Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran anak Nya, supaya Ia, anak Nya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara. "

Jadi, tujuan hidup kita yang sebenarnya menurut Alkitab atau Firman Tuhan ini yaitu supaya kita menjadi serupa dengan gambaran Anak Nya Yesus Kristus. Seperti  apa yang telah Tuhan Yesus lakukan semasa hidup Nya. Kita diselamatkan bukan karena melayani, tetapi kita diselamatkan untuk MELAYANI.

Tuhan Yesus memakai siapa saja tanpa pilih pilih. Seperti Abraham yang sudah tua, Yakub si penipu, Yusuf yang dilecehkan saudara saudaranya, Musa yang gagap, Gideon yang miskin, Rahab yang seorang wanita sundal, Naomi yang janda, Daud yang affair dan memiliki masalah keluarga, Elia yang mau bunuh diri, Petrus si pemarah, Paulus si pembunuh dan lain lain.

Siapapun kita, bagaimanapun kondisi kita, seberapa besar dosa kita, jika kita bersedia dan mau di pakai oleh Tuhan. Tuhan akan memakai kita dan memberkati kita. Diberkatilah dan berbahagialah orang yang mau tergerak hatinya untuk dipakai Tuhan dan ingin dipakai Tuhan untuk MELAYANI TUHAN dan sesama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar