Sunday, 26 August 2012

Apa yang Tuhan Mau?


Yohanes 15 : 7
" Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang  kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. "

Dalam ayat ini jelas sekali bahwa kita harus hidup sesuai dengan yang Allah inginkan. Yang berarti kita harus mau dan rela dibentuk Allah melalui proses yang panjang agar menjadi indah dan baik di pandang Allah. Oleh karena itu, jika kita mengaku bahwa kita mencintai Tuhan. Jangan menjadi sekedar pengakuan tanpa kerelaan untuk menjadi apa yang seperti Tuhan mau.

Seperti orang tua yang baik yang ingin membentuk dan mendidik anak anak nya. Sebagai orang tua, mereka ingin setiap anaknya  mau mendengar nasehat orang tua dan taat kepada orang tua mau dibentuk menjadi pribadi yang baik. Begitu juga Allah di sorga yang kebaikan Nya melebihi  orang tua. Tuhan Allah juga menginginkan hal yang sama, seperti yang di inginkan setiap orang tua terhadap anak anak nya.

Tujuan Tuhan Allah menghendaki kita taat adalah agar setiap anak anak Nya yang telah berdosa kembali kepada Allah. Allah menginginkan kita taat bukan karena membutuhkan bantuan kita, melainkan untuk menyadarkan kita bahwa Allah adalah berkuasa dan berdaulat atas kehidupan kita dan kita sungguh sungguh membutuhkan Nya untuk memimpin hidup kita. Allah ingin agar kita bisa hidup bersama dengan Allah di sorga. Seperti yang Allah inginkan dari awal dunia diciptakan dimana Allah dan manusia hidup bersama sama sebelum iblis mengacaukannya.

Untuk dapat melakukan kehendak Allah, kita harus mengetahui kehendak Nya dengan membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap waktu. Dan meminta Roh Kudus untuk memberikan kepekaan dalam mendengar suara Tuhan. maka bukan hanya kehidupan kekal yang kita dapatkan, dari Tuhan. Tuhan Allah juga akan memberkati hidup kita di bumi ini, Tuhan menyiapkan semua yang terbaik untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tuesday, 21 August 2012

Pohon Ara yang Tidak Berbuah

Lukas 13 : 6 - 9

Ada beberapa hal menarik dari perumpamaan tentang pohon ara ini. Pertama, pohon ara tersebut dengan sengaja dibiarkan tumbuh di tengah-tengah kebun anggur. Hal ini bukan karena si pemilik merasakan manfaat dari pohon ara tersebut. tapi si pemilik memberi waktu untuk terus bertumbuh, siapa tau suatu saat nanti pohon itu akan berbuah sesuai harapannya. Jangan anggap, waktu yang diberikan Tuhan saat ini sebagai hadiah atau bonus. Karena bisa saja waktu yang diberikan Tuhan saat ini supaya kita bertobat dari dosa dosa kita dan berjalan sesuai kehendak Tuhan.

Ada 3 gambaran tentang pertobatan :
1. sadar telah berbuat salah
2. penyesalan
3. perubahan

Namun kebanyakan manusia hanya sampai di nomer 2 saja. Sadar dan menyesal tapi mengulangi kesalahan yang sama lagi. Kita perlu melakukan koreksi diri dan doa pengampunan setiap hari, karena kita tidak tau kapan kita mati. Hal ini bukan pertobatan sebagai bentuk lahir baru, tapi pengakuan salah dan penyerahan diri kepada Tuhan untuk di ampuni dan di ubah secara bertahap terus menerus. Bertobat dan mengakui kesalahan kepada Tuhan harus di lakukan setiap hari karena itu ibarat sebuah rem dalam kita menjalani kehidupan kita di dunia yang penuh godaan dan cobaan ini.

Pohon ara tersebut diberi kesempatan untuk menghasilkan buah. Pemilik anggur itu memberikan seluruh tenaganya untuk memupuk dan menggali saluran air di sekeliling pohon ara itu. Namun jika tetap tidak berbuah juga, pohon itu akan di tebang. Tidak ada lagi kesempatan kedua. Tuhan bersifat kasih, tapi jangan memandang kasih itu bisa menutupi dosa dosa yang telah kita perbuat atau menjadi ijin bagi kita untuk bersenang senang dalam dosa. 

Hiduplah dalam Iman. Iman itu seperti benih yang hidup, yang ditaburkan. Iman itu akan berakar kuat pada diri Allah, bertumbuh dalam pelayanan Nya dan berbuah menjadi berkat bagi orang lain yang memuliakan nama Tuhan.

Monday, 20 August 2012

Jangan Mudah Menyerah

Yosua 1 : 9
" Bukankah telah Ku perintahkan kepadamu; Kuatkan dan Teguhkan hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau,  kemana pun engkau pergi. "

Keberhasilan dan kesempatan semua berasal dari Tuhan. Semua orang mempunyai kesempatan, tetapi banyak orang gagal karena tidak memperhatikan kesempatan itu atau tidak mampu menjalani proses kesempatan itu.

Thomas Alfa Edison dalam menemukan lampu pijar, telah berulang kali mengalami kegagalan. Tak terhitung banyaknya percobaan-percobaan yang dia lakukan. Setiap barang maupun bahan yang gagal digunakannya, dilemparkannya keluar jendela sampai menumpuk menjadi setinggi tingkat dua rumahnya. pada tahun 1879, setelah 13 bulan mengalami kegagalan, akhirnya dia menemukan kawat pijar yang dapat menahan tekanan gelombang listrik yang sekarang di sebut lampu.

Maksimal kan kemampuan anda karena kita tidak pernah tau kapan kesempatan yang baik datang. Jangan hanya menunggu, karena menunggu membuat kita tidak pernah berbuat apa-apa dan tidak mendapatkan apa-apa. Orang yang tidak mengenal putus asa adalah orang yang menuju kesuksesan. Banyak orang yang pandai, gagal. Tapi orang yang Kuat dan Tangguh, biasanya berhasil.

Ada 2 ekor katak yang masing masing terjatuh kedalam yang berbeda yang berisi soda. Katak yang pertama berjiwa optimis, tapi katak yang kedua terlihat sangat sedih, " Aku akan tenggelam dan mati, selamat tinggal kawanku. " kata katak yang kedua. Namun katak yang pertama tetap berenang, " Aku akan terus berenang sampai kekuatanku habis. Meskipun akhirnya aku mati tenggelam, tapi setidaknya aku sudah berusaha. " kata katak pertama.

Katak pertama pun terus berenang sekuat tenaga, tanpa dia sadari dia mengaduk-aduk soda di dalam gelas itu sehingga buih buih air soda mulai naik terangkat hingga mencapai permukaan gelas. Dan akhirnya katak pertama pun bisa naik dan melompat keluar dari gelas.

Dunia melihat banyak alasan ketika gagal, tetapi hanya satu alasan ketika berhasil. Saat melihat orang berhasil dalam usahanya, banyak orang menganggap itu suatu keberuntungan atau kebetulan saja. Tetapi bagi Allah tidak ada yang namanya keberuntungan atau kebetulan. Semuanya ada dalam kendali dan rencana Allah. Allah selalu memberi umat Nya kesempatan untuk berhasil dan sukses.